Aktor The Raid, Yayan Ruhian beraksi menjadi seorang pembunuh bayaran internasional yang bertato bunga. Apakah makna dari tato bunga itu?

Setelah dikabarkan aktor The Raid, Yayan Ruhian terlibat dalam produksi sineas Jepang, akhirnya pihak produksi Yakuza Apocalypse memperkenalkan aksi aktor jago pencak silat itu dalam trailer terbarunya. Trailer perdana Gokudou no Daisensou (Yakuza Apocalypse) sudah beredar di dunia maya melalui akun YouTube Nikkatsuchannel sejak Rabu (15/4/2015) lalu.
Dalam film bertema Yakuza dan Vampir itu menampilkan Yayan sebagai salah satu pembunuh bayaran internasional. Namun di salah satu adegannya, Yayan berdandan seperti seorang otaku, sebuah sebutan untuk penggemar manga dan anime. Mengenakan kacamata, kemeja kotak-kotak, dan tas punggung yang berisi gulungan kertas.
Kemudian di adegan selanjutnya, Yayan bertarung dengan tokoh utama yang diperankan Hayato Ichibara. Barulah Yayan unjuk keahliannya bela dirinya. Yayan terlihat sangar dengan tubuh yang penuh tato seperti Yakuza. Yakuza merupakan sebutan untuk sindikat kejahatan terorganisasi di Jepang.
Menariknya, Yakuza di Jepang memiliki tradisi selama terlibat dalam organisasi kejahatan tersebut. Salah satunya adalah kewajiban memiliki tato di seluruh tubuhnya. Tato ini sebagai tanda keberanian melawan rasa sakit saat pembuatan tato di tubuh. Umumnya tato bergambar naga, pegunungan, dan perempuan. Untuk tato dipunggung Yayan Ruhian ini bergambar bunga.

Menurut situs tato tradisional Jepang irezumiart, setiap tato yang diukir di atas tubuh para Yakuza memiliki arti masing-masing. Misalnya, bunga Chrysan yang mekar mencerminkan kesempurnaan, sementara bunga sakura merupakan simbol dari gambaran sekilas kehidupan mereka yang mewakili kematian, cinta, keindahan megah dan kematian.
Kehidupan Yakuza Apocalypse lebih dalam dapat dilihat dalam film Yakuza Apocalypse. Film ini berpusat pada sosok Akira Kageyama (Ichihara), seorang anggota yakuza canggung yang tidak bisa ditato karena kulitnya yang sensitif. Kageyama mulai kecewa dengan gaya hidup yakuza dan mempertimbangkan untuk meninggalkannya.

Namun sebelum ia meninggalkan kehidupan Yakuza, Kageyama menemukan Bosnya, Genyo Kamiura (Lily Fanky) menderita luka para karena perbuatan beberapa pembunuh. Selama ini Kamiura dikenal sebagai yakuza terkuat dalam sejarah hingga mendapat julukan ‘Vampir’.
Sebelum meninggal, Kamiura menggigit leher Kageyama dan memerintahkannya untuk ‘hidup sebagai vampir yakuza!’. Kageyama pun mempunyai misi untuk melawan para pembunuh bayaran yang juga mulai mengincarnya dan bekerja untuk membangun kerajaan yakuzanya sendiri.
Selain Yayan Ruhian dan Hayato Ichihara, pemain lain yang digandeng oleh sutradara Takashi Miikee antara lain Pierre Taki (Attack on Titan), aktris veteran Reiko Takashima, serta aktris muda Riko Narumi. Yakuza Apocalypse: The Great War Of The Underworld atau Gokudo Daisenso ini bakal tayang di Jepang pada 20 Juni 2015. Sementara untuk Indonesia sendiri belum kabar diketahui jadwal tayangnya.